Tak banyak artis wanita yang sejak kecil punya cita-cita jadi penyanyi. Dengan mantap APRILLIANA, biasa dipanggil APRIL, sudah menetapkan hatinya jadi penyanyi, meski baru kesampaian 20 tahun kemudian. April memang memulai karirnya sebagai model dalam usia belia. Lantas dia mantap menapaki dunia sinetron dan film yang bagai muara dari sebuah jenjang karir kehidupan seorang artis wanita. Tapi ternyata April masih menyimpan cita-cita kecilnya yang tak pernah padam sedetikpun. April pun mencari kesempatan itu setelah karir sinetron dan modelnya mantap terlewati dengan deretan sinetron dan film yang dibintangi, baik dilayar kaca maupun layar lebar.
“Memang aku harus menunggu lama sampai saya ke titik rekaman dan punya album sendiri. Sebuah penantian yang panjang, penuh perjuangan dan tak gampang. Akhirnya aku berhasil menyelesaikan album rekaman dalam tempo 3 bulan. Tapi persiapannya sendiri 1 tahun, dari mulai cari lagu, ketemu dengan penciptanya dan milih lagunya. Alhamdulillah selesai sesuai dengan rencana,” kata April yang pernah membintangi sinetron Cinta Indah (SCTV), Mentari dan Cinta Dua Dunia (Astro), Gue Oke Situ Oke (Indosiar).
April mantap melangkah ke dunia tarik suara bukan tanpa bekal. Dia sudah membekali diri dengan kursus vokal secara rutin dan memang memiliki talenta vokal. Kalau tidak mana mungkin Glenn Fredly mau memberikan lagunya untuk dinyanyikan oleh April. Lagu hits nya TANPAMU adalah lagu karya Glenn Fredly yang dijadikan lagu unggulan oleh April, yang dibantu Pongky “Singiku” Prasetyo, yang bertindak sebagai Produser. “Aku memang sudah kenal Pongky lama. Ketika aku utarakan ingin rekaman, dia langsung merespon. Kebetulan aku percayakan semua aransemen dan supervisi musiknya ditangani oleh Pongky,” jelas April yang lahir di Malang, 19 April 1984.
April melabeli albumnya dengan titel PURPLE, sebuah judul yang cukup catchy. Purple yang berarti Ungu, bukanlah tanpa arti buat April. “Ungu adalah warna favoritku sejak kecil. Buatku ungu adalah lambang keindahan, glamor, elegan dan seksi. Dan mencerminkan pribadi wanita yang kuat, mandiri dan beretika,” begitu April menjelaskan filosofi ungu dan albumnya.
Selain lagu karya Glenn Fredly, April berhasil menggandeng Numata yang bisa didengarkan pada lagu Tak Pernah Cukup, Cinta Itu Kamu, Tipu. Badai ‘Kerispatih” menyumbang 1 lagu yang berjudul Terlambat. Selebihnya April menempatkan pencipta baru seperti Dwi Lestariyanto dan Toton. Serta lagu lawas karya almarhum Gombloh Kebyar-Kebyar di re cycle dalam bahasa Inggris. “Iya emang udah lama ingin nyanyikan lagu itu karya almarhum Gombloh dengan gaya saya dan dalam bahasa Inggris. Belum pernah ada yang nyanyiin versi Inggris kan,” tambah April yang mengagumi Vina Panduwinata, Alicia Keys dan Whitney Houston.
April menyebut genre musiknya adalah pop. Pop dengan kemasan yang easy listening dan ear catchy. Kedua formula tadi diharapkan dapat menembus dominasi pasar musik Indonesia yang dikuasai anak band. “Mungkin dari sekian banyak band yang lahir dan eksis sekarang, juga penyanyi cewek lainnya, barangkali kehadiranku bisa diterima dan menambah warna lain dari industri musik tanah air,” ungkap April. Lewat album PURPLE ini, April ingin membuktikan dirinya sambil mewujudkan impian masa kecilnya sebagai penyanyi yang handal. Semoga impian itu jadi kenyataan yang nyata.