Bila seronok, aku cari....pasanganku Bila sedih, aku cari....Mak Bila berjaya, aku ceritakan pada....pasanganku Bila gagal, aku ceritakan pada....Mak Bila bahagia, aku peluk erat....pasanganku Bila berduka, aku peluk erat....Emakku Bila nak bercuti, aku bawa....pasanganku Bila sibuk, aku hantar anak ke rumah....Mak Bila sambut valentine.. Aku bagi hadiah pada pasanganku Bila sambut hari ibu...aku cuma dapat ucapkan "Selamat Hari Ibu" Selalu.. aku ingat pasanganku Selalu.. Mak ingat kat aku Bila-bila... aku akan talipon pasanganku Entah bila... aku nak talipon Mak Selalu...aku belikan hadiah untuk pasanganku Entah bila... aku nak belikan hadiah untuk Emak Renungkan: "Kalau kau sudah habis belajar dan berkerja... bolehkah kau kirim wang untuk Mak? Mak bukan nak banyak... lima puluh ringgit sebulan pun cukuplah".
Berderai air mata jika kita mendengarnya........
Tapi kalau Mak sudah tiada.......... MAKKKKK... RINDU MAK.... RINDU SANGAT....
Berapa ramai yang sanggup menyuapkan ibunya.... berapa ramai yang sanggup mencuci muntah ibunya..... berapa ramai yang sanggup. mengantikan lampin ibunya..... berapa ramai yang sanggup..... membersihkan najis ibunya....... berapa ramai yang sanggup....... membuang ulat dan membersihkan luka kudis ibunya.... berapa ramai yang sanggup berhenti kerja untuk menjaga ibunya.....
Dan akhir sekali berapa ramai yang sembahyang JENAZAH ibunya......
"Jika kamu menyayangi ibumu, "forward"kanlah Email ini kepada sahabat- sahabat anda.
§ 1 orang : Kamu tidak sayangkan ibumu § 2-4 orang : Kamu sayang ibumu § 5-9 orang : Bagus! Sayang jugak kamu kepada Ibumu § 10/lebih : Syabas! Kamu akan disayangi Ibumu
SAYANGILAH IBU ANDA SEPERTIMANA DIA MEYAYANGI ANDA (AKU SENDIRI MENANGIS MASA DPT MSJ NI)
be nature,follow the nature,dont againts the nature! sayangi lah org yg bnyk mnyokong kita!! love u mom!
Kepada semua yang bergelar Islam, hari ini pakar meteorologi bahagian bunyi dari Rusia mendapati sesuatu bunyi yang ganjil seperti ngauman raksasa dari bawah lapisan mantel Bumi. Menurut para ulama-ulama, kemungkinan besar itu suara Al-Masih Ad-Dajjal yang berusaha untuk naik ke muka Bumi.
Oleh itu, kita disuruh sentiasa tidak berhenti azan dan solat. Sebarkan kepada seramai yang mungkin.
We were being and knowing That two were one, and we were three In twelve sided cosmos, drifting by I wasn’t seeing I was feeling And wasn’t being, doing, two were one And when I looked to it Nothing but the corner of my eye Then we were three, and being Being and doing I hadn’t known that two were one We were that same one, and being When I know, I feel I see that two were one We were three and being Drifted through twelve sides And we were being Knowing that two were one And falling there on clouds like stars We were three and known We were one, I don’t know I was being, doing, but I knew That two were one And clouds flow down Drifting, we know, and see Doing, and knowing we were three And knowing two were one That two were one.