Band pinggiran yang dibentuk akhir 90an di Yogya ini seperti sedang menulis ulang pengertian dari idiom lama "hidup segan mati tak mau". Cerita mereka cukup panjang, terlalu panjang untuk diceritakan ulang; juga tak terlalu penting. Pendeknya; mereka sudah muncul sejak jaman Parkinsound masih rutin diadakan tahunan; sesekali main band di panggung lokal, sesekali main di luar kota, sesekali main musik untuk performance dan teater, sesekali main musik untuk film, tapi lebih sering duduk-duduk, bercanda, saling memusuhi lalu berdamai sebelum permusuhan berikutnya. Sebuah band, bagaimanapun, cenderung meniru sebuah keluarga. Mengutip Anna Karenina: Seluruh keluarga bahagia selalu sama; keluarga tidak-bahagia, selalu tidak berbahagia dengan caranya masing-masing. Keluarga tidak berbahagia yang sering disingkat namanya menjadi Melbi ini disfungsional, retak, tapi selalu punya alasan untuk berkumpul di hari raya. Hari raya yang sibuk mereka ciptakan sendiri.
Je. Ja. L. An A collaboration from Teater Garasi - Risky Summerbee & the Honeythief. Directed by Yudi Ahmad Tajudin
A controversial pictures of reality on the streets and urban community in Indonesia. The music of Risky Summerbee & the Honeythief you have never heard before. The band's performance you have never seen before.
Bila berkenan, tanpa paksaan, cobalah untuk matikan televisi mu selama seminggu saja. Nyalakan hidupmu.
Keluarga-keluarga di kota besar di Indonesia menyalakan TV di rumah mereka rata-rata selama 9-12 jam sehari. Aktif menonton televisi selama 4-6 jam sehari. Bayangkan hal-hal apa yang bisa kamu lakukan sebagai pengganti waktu yang terbuang untuk menonton televisi. Hal-hal yang selama ini ingin kau lakukan tapi belum sempat kau lakukan karena saat pulang ke rumah dan menekan tombol remote, kau terpaku pada layar dan malas mengerjakan hal-hal lain.
Menonton, adalah kegiatan pasif yang tidak melibatkan partisipasi mu. Menonton, adalah membuka gerbang pikiranmu untuk diisi oleh pesan-pesan dari orang-orang yang tak peduli dengan hidupmu. Janganlah berpikir bahwa menonton televisi adalah sarana hiburan satu-satunya untukmu.
Satu minggu tanpa TV, dan mungkin kau akan menyadari, bahwa kamu tak begitu membutuhkannya ternyata.